10 Rekomendasi Fungisida Untuk Mengatasi Penyakit Antraknosa Cabai

Penyakit antraknosa pada tanaman cabai merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat menyebabkan kegagalan panen. Serangan penyakit ini dapat menurunkan hasil panen mulai dari 20% sampai 90%. Antraknosa merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur collectrotichum capcisi yang menyerang buah cabai baik yang masih muda maupun yang sudah matang. Untuk mengatasi penyakit antraknosa ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan pencegahan dan pengendalian menggunakan fungisida. Berikut ini 10 rekomendasi fungisida terbaik untuk mengatasi masalah penyakit antraknosa pada tanaman cabai.

Fungisida Untuk Antraknosa Cabai

Fungisi Untuk Mengatasi Masalah Penyakit Antraknosa Pada Tanaman Cabai

Penggunaan pestisida dalam budidaya tanaman cabai biasanya dijadikan alternatif terakhir dalam mengendalikan berbagai serangan hama dan penyakit. Namun ada beberapa jenis fungisida yang juga cocok diterapkan sebagai langkah pencegahan serangan penyakit. Salah satunya adalah dalam memberikan perlindungan pada tanaman cabai terhadap serangan penyakit antraknosa atau dikenal juga dengan istilah patek. Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

  • Amistartop

Amistartop merupakan Fungisida sistemik yang bersifat protektif, kuratif, dan preventif berbentuk pekatan suspensi, berwarna kuning muda, untuk mengendalikan penyakit pada tanaman bawang merah, buah naga, cabai, jagung, jarak (pembibitan), jeruk, kacang tanah, kakao, karet, kedelai, kelapa sawit (pembibitan), kentang, kopi, kubis, mangga, melon, padi, tembakau, dan tomat.

  • Kuproxat

Kuproxat merupakan satu-satunya fungisida sekaligus bakterisida tembaga (Cu2+) dalam bentuk cair dengan ukuran partikel sangat kecil (0,6 ┬Ámikron),melindungi tanaman dari serangan busuk buah dalam jangka waktu lama. Direkomendasikan OMRI sebagai fungisida organik karena aman terhadap tanaman maupun pengguna.

  • Hexacar

Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk perkataan yang dapat diemulsikan. Dapat mengurangi gejala penyakit antraknosa (collectrotichum capcisi) pada cabe, mengatasi busuk daun dan penyakit jamur lainnya.

  • Azteca

Azteca 600 SC dengan kombinasi bahan aktif azoxystrobin 75 g/l, tebukonasol 165 g/l dan karbendazim 360 g/l adalah fungisida sistemik untuk mengendalikan penyakit penyakit pada tanaman padi, cabai, bawang, jagung dll.

Azoxystrobin merupakan fungisida sistemik yang mempunyai cara kerja unik untuk mengendalikan berbagai penyakit tanaman.Azoxystrobin juga membantu tanaman secara fisiologis sehingga dapat meningkatkan hijau daun dan produksinya. Karbendazim adalah fungisida benzimidazole dengan spektrum pengendalian luas yang banyak digunakan untuk mengendalikan beberapa penyakit.. Karbendazim juga mempunyai kemampuan sebagai zat pengatur tumbuh. Tebukonazol merupakan fungisida sistemik golongan triasol yang banyak di gunakan untuk mengendalikan berbagai penyakit dengan cara mengganggu fungsi membrane dan menghambat biosinteisis sterol pada cendawan.

  • Detacide

Detacide 60 sg merupakan fungisida khusus untuk pathek atau penyakit busuk buah yang disebabkan oleh cendawan antraknosa capsici maupun antraknosa gleosporium. Fungisida ini berbentuk tepung granular yang larut dalam air yang dapat bekerja secara kontak dan sistemik.

  • Torbinol

Torbinol 480 SC adalah fungisida sistemik yang bersifat protektif berbentuk pekatan suspensi, untuk mengendalikan penyakit blas (Pyricularia oryzae) pada tanaman padi, penyakit antraknosa (Colletotrichum sp.) pada tanaman cabai, dan penyakit bercak coklat (Alternaria solani) pada tanaman tomat.

  • Besconil

Fungisida protektif berwarna putih, berbentuk tepung yang dapat disuspensikan dengan air, untuk mengendalikan berbagai penyakit yang disebabkan oleh jamur pada tanaman hortikultura, pangan, dan perkebunan. Mempunyai spektrum yang luas, efektif untuk mengendalikan berbagai penyakit yang disebabkan oleh jamur. Mempunyai sistem kerja ganda yaitu sebagai fungisida protektif dan kuratif. Mempunyai sistem penetrasi yang kuat sehingga dapat diaplikasikan pada cuaca ekstrim sekalipun. Mudah larut dan tidak ada endapan, sehingga mudah dalam aplikasinya. Kandungan bahan aktif yang tinggi yakni 80%, efektif dan cepat mengendalikan penyakit.

  • Copcide

Copcide 77WP merupakan produk fungisida baru dari Cap Kapal Terbang yang berbahan aktif tembaga hidroksida (Cu(OH)2) yang terbukti efektif mengendalikan serangan jamur dan bakteri pada tanaman. Fungisida berbahan aktif tembaga hidroksida (copper hydroxide) ini mampu berfungsi ganda, sebagai pengendali jamur (fungisida) sekaligus pengendali bakteri (bakterisida). Fungisida itu adalah Copcide 77WP dengan bahan aktif tembaga hidroksida 77%.

Copcide 77WP juga memiliki ukuran partikel yang lebih kecil, karena bentuknya tepung (Wettable Powder/WP), sehingga memiliki luas permukaan partikel yang lebih besar yang akan menambah keefektifannya dalam mengendalikan serangan penyakit.  Cara kerja fungisida copcide adalah, ketika dilarutkan dalam air, kristal dari Copcide 77WP akan memecah secara perlahan dengan melepaskan ion tembaga bebas (Cu2+) dalam bentuk bioaktif. Partikel tersebut kemudian akan melapisi permukaan daun dan bertindak sebagai sumber ion yang terus melepaskan ion Cu2+ sekaligus berperan sebagai perisai untuk melindungi tanaman dari infeksi penyakit.

  • Antracide

ANTRACIDE 84 SG merupakan fungisida khusus untuk mengatasi patek / cacar / penyakit busuk buah yang disebabkan oleh Cendawan Antraknosa (Colletotrichum capsici) pada tanaman cabai. Fungisida ini berbentuk tepung granular larut sempurna dalam air yang dapat bekerja secara kontak dan sistemik.

  • Trivia

Fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan berwarna abu-abu kecoklatan untuk mengendalikan penyakit pada tanaman anggrek, apel, bawang daun, bawang merah, cabai, durian, jagung, kacang panjang, kakao, kedelai, kentang, kubis, krisan, lada, melon, mentimun, padi, semangka, tembakau dan tomat.

Lihat Juga: 10 Rekomendasi Perekat Pestisida Terbaik.

Demikianlah ulasan tentang Fungisida untuk mengatasi serangan penyakit antraknosa pada tanaman cabai. Semoga bisa membantu anda dalam menemukan fungisida terbaik untuk pencegahan dan pengendalian patek pada tanaman anda. Temukan juga informasi dan rekomendasi Pestisida lainnya pada postingan berikutnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama